Minggu, 19 Oktober 2014

Pesona Batu Bacan Dari Maluku

Siapa yang tidak tahu "Batu Bacan"? Memang dulu batu yang memiliki nama "BACAN" ini belum begitu terkenal, tetapi sebenarnya batu bacan ini sudah diketahui banyak orang baik para kolektor batu atau pecinta batu mulia. Dahulu ada beberapa orang yang datang dari cina ke Pulau Bacan yang terletak di kepulauan Maluku, mereka menemukan batu yang mengandung mineral atau logam yang cukup tinggi sehingga tergeraklah mereka untuk membawa batu bacan tersebut ke negara asalnya. Di tempat asalnya tersebut batu bacan itu diteliti lebih lanjut dan dibandingkan dengan batu giok yang dihasilkan oleh negara mereka. Ternyata batu bacan memiliki kualitas yang lebih baik dibanding batu giok dari negara asalnya. Oleh sebab itu mereka kembali ke tempat mereka menemukan batu bacan untuk mencari batu bacan lebih banyak lagi, karena mereka bacan dikenal di berbagai negara. Tetapi sangat disayangkan karena batu bacan yang mereka ambil dari tanah maluku diakui oleh mereka bahwa batu bacan itu berasal dari negaranya akan tetapi lambat laun hal buruk tersebut
dapat disadari oleh semua orang karena saat ini Batu Bacan sudah sangat terkenal di negaranya sendiri yaitu "Indonesia".
Dari mana batu bacan berasal? Banyak orang bilang bacan berasal dari pulau bacan, ya memang berasal dari pulau bacan, tetapi hanya sedikit orang yang tahu bahwa bacan berasal dari pulau kasiruta tetangga dari pulau bacan yang terletak di kepulauan Maluku. Di pulau kasiruta sendiri terdapat desa-desa penghasil batu mulia yang siap diproduksi ke seluruh dunia. Seperti Desa Doko, Palamea, Bisori, dll. Doko mampu menghasilkan batu bacan berwarna hijau tua, Palamea mampu menghasilkan batu bacan berwarna hijau kebiruan, serta bisori mampu menghasilkan batu bacan dengan kualitas kristal yang tinggi dan warna yang lebih halus.

Di Indonesia sendiri bacan dikenal sebagai batu mulia yang memiliki pesona magis dan sangat berharga. Mengapa batu ini sangat berharga? Batu ini sangat berharga dikarenakan memiliki harga yang sangat mahal. Dari bahan bakunya saja memiliki harga yang mahal apalagi yang sudah dijadikan batu yang siap dipasang menjadi cincin maupun liontin. Harga dari batu bacan ini berkisar mulai dari 500 ribu sampai ratusan juta rupiah tergantung kualitas dan kuantitas dari batu itu sendiri. 

"Batu Bacan" adalah batu proses. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan batu bacan akan mengalami metamorfosis menjadi batu kristal (tembus). Dibutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan untuk menjadikan batu bacan yang belum kristal menjadi batu bacan kristal berkualitas tinggi. Batu berkualitas tinggi tentunya memiliki harga yang sangat mahal. Maka dari itu tidak heran para penambang batu bacan ini maupun para pedagang bacan memiliki penghasilan yang sangat tinggi.

Semoga dengan artikel mengenai Batu Bacan ini kita semua bisa menyadari betapa kaya nya alam indonesia yang kita cintai ini, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar