Minggu, 19 Oktober 2014

Jadi Primadona, Batu Bacan dan Batu Aceh Sangat Digemari

Bagi anda pecinta cincin batu, nama "Jatinegara" seharusnya sudah tidak asing lagi bagi telinga anda. Di daerah ini terdapat sebuah area yang khusus menjual batu cincin, nama tempat tersebut adalah pasar rawa bening. Di area tersebut anda dapat membeli batu cincin di pedagang emperan atau pedagang yang ada di gedung Jakarta Gems Center. Suasana tempat ini jauh dari kata eksklusif. Akan tetapi jangan salah kira bahwa batu cincin yang dijual disini hanya batu yang berharga murah, justru omset harian para pedagang disini bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Berikut ini wawancara dengan salah seorang pedagang batu cincin di gedung Jakarta Gems Center.
Apakah batu cincin kembali naik daun dan peminatnya semakin banyak?
Pedagang: "iya semakin banyak, kan sekarang kalo saya lihat baik di daerah maupun di kota semua orang minat. baik yang kecil, dewasa, sampai yang tua."

Apakah pasokan batu berasal dari dalam negeri dan luar negeri?
Pedagang: "bermacam-macam, dari belahan benua manapun ada. Misalnya kayak batu dari aceh atau bacan dari Indonesia, kyk ruby ada dari birma dan ada dari afrika. Disini kami memiliki supplier khusus, kadang kita datang kesana juga ngambilnya."

Jenis batu apa yang sekarang sangat populer?
Pedagang: "Kalo tren sekarang batu lokal, dan di pasar internasional batu lokal juga terkenal kayak bacan orang di hongkong jualnya 3jt rupiah per krat. kalo disini batu aceh banyak peminatnya."

Batu bacan populer karena menjadi hadiah dari SBY untuk Presiden Obama?
Pedagang: ""ya memang betul",  Bacan juga diminati karena warnanya yang bisa berubah2."

Faktor apa yang menentukan tingginya harga sebuah batu?
Pedagang: "tingkat kebeningan, ukuran, kualitas dari bahan yang ada."

Jenis cincin batu apa yang menjadi tren di Indonesia tahun 2014?
Pedagang: "kalo lokal tetap aceh dan bacan. dilihat dari kualitas batu dan uniknya. Serta batu lokal indah dilihat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar